Memberi Nafkah untuk Keluarga Bukan Sekadar Kewajiban, Melainkan Sedekah Bernilai Pahala

pengajian

 

Dalam Islam, memenuhi kebutuhan keluarga bukan semata soal memenuhi kewajiban duniawi, tetapi juga merupakan ibadah mulia yang dihitung sebagai sedekah apabila dilakukan dengan niat ikhlas karena Allah. Di bulan yang penuh berkah, seperti Ramadan atau saat kita lebih sering merenungkan makna hidup dan amal, hal ini sangat layak kita renungkan bersama.

belanja

📌 1. Dalil dari Al-Qur’an: Kewajiban dan Keutamaan Nafkah

Allah SWT menegaskan kewajiban memberi nafkah dalam beberapa ayat. Misalnya:

📖 QS. Al-Baqarah [2]:233 — Allah memerintahkan ayah memberi makan dan pakaian kepada ibu dan keluarga dengan cara yang baik sesuai kemampuan. Ayat ini menggambarkan pentingnya tanggung jawab nafkah dalam keluarga muslim.

📖 QS. At-Talaq [65]:7 — “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya…” Ayat ini menegaskan bahwa memberi nafkah adalah kewajiban bagi yang berkecukupan.

Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa nafkah bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga merupakan bentuk kepatuhan kepada perintah Allah SWT.

 

📌 2. Hadis: Nafkah Keluarga Dihitung sebagai Sedekah

Islam menempatkan nafkah kepada keluarga pada posisi yang sangat tinggi bahkan jauh lebih utama daripada sedekah sunnah biasa. Dalam beberapa hadis shahih disebutkan:

🕋Hadis Riwayat Muslim
Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:

“Satu dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, satu dinar yang engkau berikan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu sedekahkan kepada orang miskin, dan satu dinar yang kamu nafkahkan untuk keluargamu  yang paling besar pahalanya adalah yang engkau nafkahkan untuk keluargamu.”(HR. Muslim)

📌 Hadis ini menunjukkan bahwa nafkah untuk keluarga bukan hanya kewajiban, tetapi juga termasuk sedekah yang paling utama di antara bentuk-bentuk sedekah sunnah lainnya.

🕋Hadis Riwayat Shahih Bukhari dan lainnya
Rasulullah ﷺ bersabda:

“Jika seorang mengeluarkan nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala kepada Allah, maka itu akan menjadi sedekah baginya.”
( HR.Bukhari )

Hadis ini sangat menguatkan bahwa niat ikhlas dalam memberi nafkah dapat mengubah aktivitas sehari-hari menjadi amal ibadah yang besar.

📌 3. Pahala dan Keutamaan Nafkah

Islam tidak sekadar menganggap nafkah sebagai kewajiban sosial; namun, ketika diniatkan ikhlas, nafkah:

  • ✅ Mendapat pahala besar dari Allah SWT, bahkan tertulis sebagai amal sedekah.
  • ✅ Lebih utama daripada sedekah sunnah biasa karena menyentuh hak-hak keluarga yang menjadi tanggung jawab langsung.
  • ✅ Membangun keberkahan dalam rumah tangga, karena kebutuhan hakiki terpenuhi secara halal dan penuh kasih sayang.

 

📌 4. Kitab-Kitab Islam Membahas Ini

Para ulama dan kitab-kitab klasik dalam Islam membahas hal ini dengan tegas:

  • 📚 Syarh Muslim oleh Imam Nawawi menjelaskan bahwa nafkah keluarga lebih afdhal (lebih utama) daripada sedekah sunnah karena nafkah adalah kewajiban sekaligus bagian dari sedekah.
  • 📚 Riyādhuṣ-Ṣāliḥīn juga merinci hadits tentang memberi nafkah sehingga menjadi sedekah bila diniatkan ikhlas menurut ajaran Nabi ﷺ.
  • 📚 Ulama besar seperti Ibnu Taimiyah juga menekankan bahwa nafkah keluarga termasuk amal terbaik dalam sunnah karena memiliki dua dimensi: kewajiban dan sedekah.

 

💡 Tips Memaknai Nafkah Sebagai Sedekah

Berikut beberapa cara agar memberi nafkah bernilai pahala:

  • ✨ Perbaiki niat — niatkan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan untuk keluarga adalah bentuk ibadah kepada Allah SWT.
  • ✨ Utamakan nafkah keluarga sebelum sedekah lainnya sebagai tanda kasih sayang dan tanggung jawab.
  • ✨ Cari nafkah dengan cara yang halal untuk menjaga keberkahan dalam keluarga.
  • ✨ Syukuri dan sabar ketika nafkah dirasakan berat — karena setiap kesungguhan insyaAllah dihitung oleh Allah.
albirru amal
albirru amal

 

 

📣 Ayo Niatkan Nafkahi Keluarga sebagai Ibadah 🌙

Memenuhi kebutuhan keluarga bukan sekadar rutinitas atau kewajiban sosial belaka — itu adalah jalan pahala dan sedekah besar jika diniatkan dengan ikhlas karena mencari ridha Allah SWT. Di bulan penuh berkah ini, yuk kita niatkan setiap pengeluaran untuk keluarga sebagai jalan mendekat kepada-Nya.

  • Niatkan setiap rupiah yang keluar sebagai ibadah.
  • Karena rumah yang barakah dimulai dari nafkah yang barakah pula.

Jika artikel ini bermanfaat, bagikan kepada keluarga dan sahabatmu yang juga sedang berusaha menata kehidupan rumah tangga agar lebih bermakna secara ukhrawi. Semoga Allah menerima setiap usaha kita dan menambahkan keberkahan serta pahala di dunia dan akhirat. Aamiin 🤲

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top